1 Kisah Lengkap Suraqah Bin Malik Hendak Membunuh Rasulullah SAW di Lengkapi Ayat Dan Hadist

 

JUDUL

KISAH NYATA SURAQAH BIN MALIK HENDAK MEMBUNUH RASULULLAH SAW

 

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Mukaddimah Kisah

Jumansur.com ‘Pembahasan kali ini akan di uraikan tentang kisah nyata yang terjadi pada masa perjuangan Rasulullah SAW mendakwakan agama islam yang pada masa itu Rasulullah banyak mengalami ancaman tekanan bahkan hendak di bunuh seperti yang akan di pokuskan pembahasan ini ialah pada saat Rasulullah hendak hijrak Kemadina kaum kafir kuraisy menyewa siapa saja yang mampu membunuh Rasulullah maka dalam kisah seorang yang Bernama suraqah bin maliklah yang bersediah, ini titik pokus kita dalam pembahasan ini.

Isi Lengkap Kisah Nyata

Di kisahkan dalam sejara peradaban islam bahwa Rasulullah SAW mendapatkan ancaman yang serius dari kaum quraisy hingga sautu malam mendapatkan wahyu dari Allah agar meninggalakan rumanya untuk mengunsi ke Gua Zur, ini bukan Berti Allah SWT tidak mampu menjaga Rasulullah SAW dari berbagai ancaman akan tetapi ini adalah pelajaran yang berharga kepada ummatnya kelak bahwa kehidupan di membutuhkan proses dan kerja keras dan tetap belindung kepada Allah SWT. Rasulullah Keluar rumahnya di seper empat malam dengan strategi mundur jadi setelah kaum quraisy yang sudah mengepun rumah Rasulullah SAW itu bangun maka dia mencari jejak  arah bekas kaki Rasulullah berjalan, ini terjadiberkisar  26 Safar SH  atau 9 September 622 M di tempat tidur Rasulullah digantikan oleh Ali, maka setelah kaum Quraisy yang dari tadi mengepung Rumah Rasulullah SAW mereka langsung mendatangi tempat tidur Rasulullah SAW namun mereka kaget karena yang dia dapati adalah Ali Karramallahu Wajha, di sini menarik bahwa Ali tidak ada takut sedik pun menggantikan Rasulullah tidur di tempat tidurnya Rasulullah pada hal beliau paham pahwa bisa saja langsung di tusuk pedang kaum Quraisy yang mengira Rasulullah SAW itu salah satu sahabat Rasulullah SAW,

Disisi lain Rasulullah keluar dengan selamat dan dapat perlindungan dari Allah ini di Abadikan dala Al-Qur'an bahwa Ruslullah di lindungi Oleh Allah SWT dengan rahasia-Nya sebagai berikut:

وَجَعَلْنَا مِنْۢ بَيْنِ اَيْدِيْهِمْ سَدًّا وَّمِنْ خَلْفِهِمْ سَدًّا فَاَغْشَيْنٰهُمْ فَهُمْ لَا يُبْصِرُوْنَ

Tulisan Latin: Waja'alnaa min baini aidiihim saddan wamin khalfihim saddan fa-aghsyainaahum fahum laa yubshiruunh

Artinya: Dan Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding (pula), dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat (QS. Yasin Ayat 9)

Setelah beberapa hari Rasulullah beristirahat di hira yang menurut kisah bahwa sekin kencannya kafir Quraisy mencari Rasulullah ada di antara mereka yang bisa sampai di goa itu namun dengan kekuasaan Allah SWT pintu goa itu di tumbuhi sarang laba-laba dan ada burung yang bertelur, hingga kaum kafir itu mengirah bahwa tidak mungkin ada yang lewat disini ini saja sarang laba-laba sudah tebal dan burun juga bertelur akhirnya kaum kafir quraisy sampai di mulut goa akan tetapi setelah hendak pergi tiba-tiba cicat bersuara menggeledek kaum kafir Quraiy , ini akhirnya mereka melempari batu kepada cicat itu bersamaan dengan itu sempat Rasulullah terkena batunya kafir quraisy itu, di dalam goa itu abu bakar sempat di gigit ular karana melindungi Rasulullah SAW, setelah di anggap keadaan aga aman di sekitar itu maka Rasulullah bersama Abu Bakar melanjutkan perjalana  dari Makkah menuju Madinah ini bertepatan  September 622 Masehi.

Setelah Rasulullah Saw Berhijrah Kemadina di belakan Kaum kafir Quraisy mengadakan pertemuan di Darun Dadwah untuk menangkap Rasulullah SAW dan membawa ke hadapan mereka. Lalu mereka sepakat bahwa siapa pun yang berhasil menangkap Muhammad hidup atau mati akan diberi hadiah besar berupa 100 merah dan 100 kuda Arab 100 Kilo Emas Berlian dan 100 Kambing yang terbagus. Akhirnya ada salah seorang yang bersedia membunuh Rasulullah SAW dia memperkenalkan diri dia berkata dengan berdiri tegak berteriak saya bersedia nama saya suraqah bin malik, saat ini juga saya akan mengejar Muhammad menyusul ke madina Kata “Suraqah bin malik”

Maka langsung dia mempersiapak senjatanya serta kudanya untuk mengejar Rasulullah bersama abubakar assiddiq karena sekin hebatnya suraqa memacu kudanya hingga dia mampu menyusul perjalanan Rasulullah SAW, dari kejauhan Rasulullah dengan kebesaran Allah SWT sudah mengetahui bahwa ada bahaya yang akan mendekat tapi Rasulullah bersama Abubakar tidak sedikitpun mau menhindar atau bersembunyi atau bersiap melawan akan tetapi Rasulullah hanya minta perlindungan dari Allah dan bersiap untuk memberi maaf kepada siapa pun yang berniat jahat kepadanya karena pada intinya apa yang bereka lakukan karena mereka tidak tau kalau itu yang di sampaikan adalah kebenaran Mutlaq untuk keselamatannya dunia dan akhirat.

Dari kejauhan Suraqah bin malik melihat Rasulullah SAW bersama Abubakar maka dengan dalam pikirannya mengingat hadia 100 untah yang paling bagus maka maka langsung menghunus pedangnya hendak menebas leher Rasulullah SAW akan tetapi dengan pertolongan Allah langsung kakinya terporosok ketanah sampai mata kaki dan tidak bisa dia angkat, maka Suraqoh bin malik pasrah berkata yaa Rasulullah tolong saya, saya tidak akan menyakitimu lagi, maka Rasulullah berdoa kepada Allah dan kaki suraqah pun telepas bisa dia tarik, dan saat itu jaga Rasulullah langsung meninggalkannya, dan suraqah tinggal berdian, entah apa yang terjadi suraqah mengingar 100 kuda yang paling hebat akhirnya bangkit lagi ammarahnya ingin menghabisi Rasulullah akhirnya dia pun Kembali mengejar Rasulullah dan tidak lama sampai lagi kepada Nabi maka bersemaan hendak menebas Rasulullah terporosok lagi kakinya suraqah lebih dalam lagi sampai kelutut, akhrinya suraqah kesakitan berteriak ya Muhammad tolong saya, ini baru saya sadar kenapa tiba-tiba saya mau membunuhmu lagi  saya berjanji saya tidak mau membunuhmu lagi, kata suraqoh bin malik akhirnya dengan tanpa pikir Panjang Rasulullah berdoa dan kaki sampai lutuk tertimbung tanah suraqoah Kembali terlepas, Seperti biasa lagi Rasulullah Langsung pergi meninggalkan Suraqah bin malik yang laki mengelus-elus kakinya yang kesakitan sambal merenung, akan tetapi suraqah teringat lagi dengan hadia 200 yang bagus itu, dengan tidak pikir Panjang mengambil kuhdanya Kembali dan mengejar Rasulullah dan lagi-lagi dia mendekati Rasulullah hendak membunuhnya Kembali tapi sebelum pedangnya sampai kepada badan Rasulullah suraqah bin Malik kembalik tertelang ketanah hingga kedalaman sampai perut, maka Suruqa bin malik pun berteriak sekencang kencanya yaa Muhammad maafkan saya saya khilaf saya berjanji tidak akan meneruskan saya untuk membunuhmu eeh Muhammad tolong saya kata surakah bin malik sambal menahan rasa sakitnya, lagi-lagi Rasulullah SAW dengan hati yang mulia berdoa kepada Allah untuk di lepaskan suraqah, maka sekejak itu juga tanah yang tuduk atas perintah Allah Kembali meluas dan suraqah Kembali selamat, sepeti sebelumnya suraqoh terdiam seribu Bahasa tidak tau apa yang akan selanjutnya lakukan, akan tetapai dirinya yang di penuhi dengan ammarah dan mengingat Kembali hadiah 100 tadi maka tidak pikir Panjang yang ke empat kalinya dia pun mengejar Rasulullah dan Kembali mengayunkan pedangnya kepada Rasulullah akan tetapi kali ini bumi langsung menelangnya hingga samapai leher dalamnya, disinalah suraqah bin malik dengan penuh lemah dan kesakitan dan berkata kepada Rasulullah inilah Akhirnya Yaa Rusullah keluarkan saya, maka saya ingin mengikuti agamamu, maka Rasulullah pun berdoa dan Suraqoh pun Kembali selamat yang kempat kalinya.

Maka dalam kisah itu Suraqa bin malik pun besyahadat dihadapan Rasulullah SAW menyatakan musuk kedalam islam dan beliau tidak ikut hijrah bersama Rasulullah, setelah bersyahadat Suraqah bin malik meninggalkan Rasulullah kembalik ke makkah dan mengabarkan kepada Kaum kafir quraisy bahwa dia tidak menemukan Nabi Muhammad dan saat itu jaga tanpa banyak komentar mengundurkan diri ukit saibara itu lagi, dan Rasulullah bersama Abu Bakar tatap melanjutkan perjalanan hijrah ke Madinah. dan setelah Rasulullah kebali kemekah dalam fathul makka atau merebut kembali kota maka kembali kekukuasaan ummat Islam suraqah pun sebagai penjeput Rasulullah SAW. KIsah ini di benarkan dalam sebuah hadist sebagai berikut:

 شُعْبَةُ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا إِسْحَقَ الْهَمْدَانِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ الْبَرَاءَ يَقُولَ لَمَّا أَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ مَكَّةَ إِلَى الْمَدِينَةِ فَأَتْبَعَهُ سُراقَةُ بْنُ مَالِكِ بْنِ جُعْشُمٍ قَالَ فَدَعَا عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَسَاخَتْ فَرَسُهُ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ لِي وَلَا أَضُرُّكَ قَالَ فَدَعَا اللَّهَ

 Artinya: Dari Syubah dia berkata,  saya mendengar Abu Ishaq Al Hamdani dia berkata, saya mendengar Al Barra,  berkata; Ketika Rasulullah SAW, berangkat dari kota Makkah menuju Madinah, Suraqah bin Malik bin Jusyum mengejarnya dari belakang.” Al Barra` mengatakan, “Lalu Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mendoakannya hingga kaki kudanya terperosok ke dalam tanah, Suraqah lalu berkata, “Mohonkanlah kepada Allah agar saya dapat terlepas dari kecelakaan ini dan saya tidak akan mengganggu anda lagi.” Al Barra` berkata, “Lantas beliau berdoa kepada Allah.” (HR. Muslim) 

Keteladanan Kisah

Dari alur kejadian Kisah tesersebut di atas maka dapatlah kita menyimpulkan sekaligus sebagai teladan bahwa. Pengaruh seseorang bisa membuatnya tergelincir melakukan kejahatan bila mana tidak di bimbing dengan pengetahuan agama islam Allah SWT meyakinkan kepada kita bahwa bagi hamnbanya yang melakukan kebaikan maka akan di tolong dan di lindungi oleh Allah SWT dari barbagai  musibah dan kejahatan kerususakan.Apa yang dicontoh Rasulullah pada saat Rasulullah hendak di celakai akan tetapi orang yang hendak mencelai dialah yang celaka dan  bersaamaan dengan itu Rasulullah mampu membalas akan tetapi Rasulullah malah mendoakan keselamatan orang yang mau benyakitinya serta memaafkan tanpa sarat, itulah sifat pemaaf yang batut kita contoh dalam keseharian kehidupan sosial jangan menjadi pendedam dan doakan kebaikan kepada orang lain.

Sekian pembahasan Kisah Suraqoh Bin malik Hendak membunuh Raulullah SAW ini mudah-mudahan membawa maanfaat lebih dan kurannya mohon di maafkan kebenaran datangnya Dari Allah SWT dan kiranya di berikan masukan yang membangun Wallahu wa'lam Bissawwaf, Asslamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hormat Kami

 

Jumansur, S. Pd.I